<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Organisasi Papua Merdeka</title>
	<atom:link href="http://opmcentral.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://opmcentral.wordpress.com</link>
	<description>For a Free and Independent West Papua</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 May 2011 15:28:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='opmcentral.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4373f3f96a47d275ba63c8850edb101b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Organisasi Papua Merdeka</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://opmcentral.wordpress.com/osd.xml" title="Organisasi Papua Merdeka" />
	<atom:link rel='hub' href='http://opmcentral.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keberpihakan Masyarakat Asli, Australia Salut Bas</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/05/01/keberpihakan-masyarakat-asli-australia-salut-bas/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/05/01/keberpihakan-masyarakat-asli-australia-salut-bas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 15:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu SH saat mendapat ucapan selamat dari Profesor Emeritus Merv Hyde Am PhD.BRISBANE—Profesor Emeritus Merv Hyde Am PhD, Direktur Akademik Internasional Projects Group School of Science and Education dari Unversitas Sunshine Coast, Quensland, Australia, mengaku salut dengan pemikiran-pemikiran briliant Gubernur Provinsi Papua, Barbanas Suebu SH, atas upayanya memproteksi hak-hak dasar masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=134&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu SH saat mendapat ucapan selamat dari Profesor Emeritus Merv Hyde Am PhD.BRISBANE—Profesor Emeritus Merv Hyde Am PhD, Direktur Akademik Internasional Projects Group School of Science and Education dari Unversitas Sunshine Coast, Quensland, Australia, mengaku salut dengan pemikiran-pemikiran briliant Gubernur Provinsi Papua, Barbanas Suebu SH, atas upayanya memproteksi hak-hak dasar masyarakat asli Papua.&nbsp; “Kami harus banyak belajar dari Papua, Pak Gubernur (Barnabas Suebu), anda punya tanah sendiri dan bisa mengendalikan hak-hak orang asli Papua, anda bisa memelihara hutan anda, anda termasuk masyarakat yang paling bahagia di muka Bumi ini,” ungkap Merv Hyde saat jamuan makan siang di Under Water Wold, Mooloobala, Brisbane, Selasa (19/4) kemarin.&nbsp; Dalam kesempatan tersebut, Prof Merv Hyde juga mengungkapkan, bahwa proteksi dan&nbsp; pemberdayaan terhadap masyarakat asli yang dilakukan Gubernur Papua&nbsp; terhadap masyarakat Papua, selain telah banyak menginspirasi pemerintah di negara-negara maju, pemikiran Bas (panggilan akrab Gubernur), juga telah merupakan tamparan bagi negara-negara maju untuk segera mengambil langkah proteksi terhadap masyarakat asli.
<p />“Anda (Gubernur) adalah seorang anak yang datang dari kampung kecil, kinerja anda sudah pernah menghias halaman majalan Times, pemikiran-pemikiran anda telah banyak membantu kami untuk bertindak, pemikiran Anda bukan lagi domestik tapi Internasional,” ungkapnya.
<p />Selaku negara yang menjalin hubungan harmonis dengan Indonesia, ungkapnya, perhatian pemerintah Australia cukup besar ke Indonesia. Papua merupakan bagian yang tidak lepas dari perhatian pemerintah Australia. Kebijakan pembangunan terutama pembangunan di wilayah Papua selalu menarik untuk dilihat.
<p />Kami, sambungnya, terutama pihak Universitas of the Sunshine Soast, memiliki sejumlah projek penelitian tentang Papua, dan sejauh yang pelajari, beliau (bas) termasuk pemimpin dari masyarakat asli Papua yang mampu membawa perubahan mendasar bagi masyarakatnya.
<p />“Gelar Doktor (Am Phd) dari pihak Universitas kepada beliau (Bas) sudah melalui kajian academic yang bisa dipertanggungjawabkan, beliau termasuk sedikit dari sekian banyak anak-anak Papua yang patut mendapat kehormatan tersebut,” ungkapnya.
<p />Universitas of the Sunshine Coast merupakan universitas ternama di Negara Bagian Quensland Asutralia, Universitas ini juga merupakan universitas terbaik yang projecknya diakui telah membangun perekonomian satu wilayah yang dulunya terbelakang dari segi ekonomi kini menjadi wilayah yang mampu menghidupi masyarakatnya.
<p />Gara-gara Pikiran Besarnya, Bas Dinobatkan Gelar Doktor Sementara itu, kritikan-kritikan miring&nbsp; dari berbagai kalangan menghantam Barnabas Suebu, namun kinerja dan upaya Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu SH, untuk membangun orang kecil di kampung-kampung, diam-diam telah mendapat perhatian kalangan akademik di tingkat Internasional.
<p />Barnabas Suebue SH, yang notabene adalah anak kampung ini, direncanakan akan dinobatkan dalam satu upacara resmi seb agai doktor yang dilakukan Universitas of the Sushine Coast, di Quoensland, Brisbane, Australia, Rabu (20/4).
<p />Penobatan Bas ini, didasarkan lewat program primadonanya yakni Rencana Strategis Pembangunan Kampung (RESPEK) yang diyakini melalui kajian akademik telah banyak membawa perubahan bagi masyarakat Papua. Penobatan Bas ini juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi di Papua, turut hadir dalam penobatan tersebut, rektor UNCEN dan UNIPA juga hadir. Seperti Prof. Dr. Bert Kambuaya dan Ir. Yan Piet Karafir M.Si., yang adalah rektor UNCEN Jayapura Papua dan UNIPA Manokwari Papua Barat. “Walaupun apa yang dilakukan Gubernur Barnabas Suebu melalui RESPEK baru berjalan empat tahun, namun capaian sudah menjawab perhatian masyarakat dunia,” jelas Profesor Emeritus Merv Hyde Am PhD, Academic Direktur Internasional Projecks Group School of Science and Education dari Unversitas Sunshine Coast, Quensland, Australia.(hen/don)
<p /><a href="http://bintangpapua.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=10337">http://bintangpapua.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=&#8230;</a>:keberpihakan-masyarakat-asli-australia-salut-bas&amp;catid=25:headline&amp;Itemid=96
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=2e0a284f-b396-801d-be05-92bc8fe1c0b5" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=134&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/05/01/keberpihakan-masyarakat-asli-australia-salut-bas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=2e0a284f-b396-801d-be05-92bc8fe1c0b5" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Lebih 9 Pucuk Senpi Polda Hilang</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/24/lebih-9-pucuk-senpi-polda-hilang/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/24/lebih-9-pucuk-senpi-polda-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 10:39:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/24/lebih-9-pucuk-senpi-polda-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA—Sejak 2009 hingga sekarang lebih dari 9 pucuk senjata api (senpi) milik anggota Kepolisian Polda Papua dilaporkan hilang. Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) Wachyono mengatakan senjata-senjata tersebut merupakan senjata laras panjang seperti SS1 maupun laras pendek seperti Revolver. “Kalau tahun 2009 ada, sekitar 6 atau 9, angka pastinya saya kurang tahu. Jenis senjatanya macam-macam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=132&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>JAYAPURA—Sejak 2009 hingga sekarang lebih dari 9 pucuk senjata api (senpi) milik anggota Kepolisian Polda Papua dilaporkan hilang. Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) Wachyono mengatakan senjata-senjata tersebut merupakan senjata laras panjang seperti SS1 maupun laras pendek seperti Revolver.
<p />“Kalau tahun 2009 ada, sekitar 6 atau 9, angka pastinya saya kurang tahu. Jenis senjatanya macam-macam ada SS1, laras panjang maupun revolver hilang karena dicuri atapun diserang Pospol yang ada di gunung-gunung itu.” Wachyono menjelaskan, tahun 2009 senjata yang hilang antara 6 sampai 9 pucuk, pada 2010 nihil, sementara awal April 2011, satu pucuk senjata dirampas dalam penyerangan Polsek Dogiyai, kabupaten Paniai.
<p />“Hilangnya senjata karena berbagai sebab seperti dirampas oleh masyarakat yang melakukan penyerangan ke kantor Polisi maupun hilang karena kelalaian anggota,” tukasnya.
<p />Ditambahkan, hingga kini senjata yang hilang belum ada satupun yang berhasil ditemukan kembali.&nbsp; Meski demikian, kata Wachyono, pihaknya terus berupaya melakukan penyelidikan demi mendapatkan kembali senjata yang hilang tersebut. (dee/don)
<p /><a href="http://bintangpapua.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=10318">http://bintangpapua.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=&#8230;</a>:lebih-9-pucuk-senpi-polda-hilang&amp;catid=25:headline&amp;Itemid=96
<p />Rabu, 20 April 2011 00:47<br /> 
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=132&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/24/lebih-9-pucuk-senpi-polda-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>West Papua to lobby against Indonesia observer status</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/west-papua-to-lobby-against-indonesia-observer-status/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/west-papua-to-lobby-against-indonesia-observer-status/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 17:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/west-papua-to-lobby-against-indonesia-observer-status/</guid>
		<description><![CDATA[INDONESIA should not become a member of Melanesian Spearhead Group, MSG, says the mission head of the West Papua National Coalition for&#160; Liberation based in Vanuatu Andy Yamiseba Mr Yamiseba said that if the Indonesia could become an observer then Australia could also as there are Melanesians living on islands in the Torres Straight He [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=130&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>INDONESIA should not become a member of Melanesian Spearhead Group, MSG, says the mission head of the West Papua National Coalition for&nbsp; Liberation based in Vanuatu Andy Yamiseba
<p />Mr Yamiseba said that if the Indonesia could become an observer then Australia could also as there are Melanesians living on islands in the Torres Straight
<p />He said that the demand for Indonesia to gain observer status will see his organisation lobby&nbsp; Vanuatu, Papua New Guinea, Fiji, Solomon Islands and the FLNKS of New Caledonia to oppose the plan.
<p />He believes that at least Vanuatu and the Solomon Islands will reject the plan for Indonesia to be come an observer nation.
<p />Mr Yamiseba said he hoped to met with Solomon Islands Prime Minister Dany Philip, who was currently in Port Vila this week to attend&nbsp; the European Meeting on Climate Change.
<p />He said as long as Prime Minister Michael Somare was in power in Papua New Guinea, he did not believe PNG would support Indonesia.
<p />Mr Yamiseba said that if the MSG leaders granted observer status to Jakarta, it will defeat the progress that has been already taken place.
<p />Last year the Vanuatu Parliament unanimously approved a statement in support of West Papua issue and there have been widespread calls in Vanuatu for West Papua to gain observer status with the MSG.
<p />Written by Hilaire Bule Monday, 07 March 2011 17:35
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=4db98e8d-9766-80b0-a7ef-21cf68882ed3" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=130&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/west-papua-to-lobby-against-indonesia-observer-status/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=4db98e8d-9766-80b0-a7ef-21cf68882ed3" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Vanuatu Opposition says government split over Papua position at MSG</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/vanuatu-opposition-says-government-split-over-papua-position-at-msg/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/vanuatu-opposition-says-government-split-over-papua-position-at-msg/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 17:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/vanuatu-opposition-says-government-split-over-papua-position-at-msg/</guid>
		<description><![CDATA[Leader of Opposition, Edward Natapei, has said ministers who support West Papua’s stand for political freedom should resign in protest after the acceptance of Indonesia into the Melanesian Spearhead Group (MSG) as an Observer- which did not reflect a recent Council of Ministers’ decision and the national parliament’s stand on the issue. “My understanding was [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=128&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>Leader of Opposition, Edward Natapei, has said ministers who support West Papua’s stand for political freedom should resign in protest after the acceptance of Indonesia into the Melanesian Spearhead Group (MSG) as an Observer- which did not reflect a recent Council of Ministers’ decision and the national parliament’s stand on the issue.
<p />“My understanding was that the Council of Ministers passed a resolution just before the MSG meeting in Suva that Vanuatu will not accept Indonesia into the MSG even in observer status.
<p />“It is my understanding also that that Council of Ministers Meeting was chaired by the Deputy Prime Minister and the then Acting Prime Minister Ham Lini Vanuroroa.
<p />“And then the Prime Minister Honorable Sato Kilman has gone ahead to support other MSG leaders at the Suva MSG meeting in granting Indonesia an Observer status ,” Opposition Leader Natapei told Daily Post yesterday morning.
<p />The Leader of Opposition questioned if the Council of Ministers is divided over the issue.
<p />“I was assured by two state ministers before the Suva MSG meeting that the Council of Ministers is fully against allowing Jakarta to join the MSG even in the observer status.
<p />“But then the prime minister went ahead and supported Indonesia’s application for Observer status in MSG and to me this is totally unacceptable,” Natapei said.
<p />“I am questioning the allegiance of the state ministers and the present government as to where they stand- with West Papua or Indonesia.
<p />“In fact it is now clear that they are against West Papuan people.<br />“But if they still support the West Papuan stand for political freedom then they should resign their ministerial posts because Vanuatu has just endorsed Indonesia into MSG,even in the observer status ,” Natapei said.
<p />“Vanuatu has just sold the West Papuan Melanesian brothers to Indonesia and we now question our national stand for the people of West Papua.”
<p />On the question of why he did not allow West Papua to become an observer in the MSG when he was the then Prime Minister of Vanuatu, the Opposition Leader Natapei replied: “Since the Parliament passed the motion of supporting West Papua, there was one MSG Meeting in Honiara but I was not the Prime Minister then and then the recent Suva MSG Meeting attended by Prime Minister Honorable Sato Kilman who was part of the MSG Group endorsing and granting Indonesia observer status in the MSG ,” Opposition Leader Natapei told Daily Post.
<p />By Godwin Ligo<br />Apr 4, 2011, 14:53<br /><a href="http://www.dailypost.vu/content/opposition-urges-ministers-protest">http://www.dailypost.vu/content/opposition-urges-ministers-protest</a>
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=600a7698-c975-830f-bf52-a24ca2789b6a" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=128&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/05/vanuatu-opposition-says-government-split-over-papua-position-at-msg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=600a7698-c975-830f-bf52-a24ca2789b6a" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DPRD Berang, Tanah Adat Dihargai Rp 384 per Meter</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/dprd-berang-tanah-adat-dihargai-rp-384-per-meter/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/dprd-berang-tanah-adat-dihargai-rp-384-per-meter/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 22:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/dprd-berang-tanah-adat-dihargai-rp-384-per-meter/</guid>
		<description><![CDATA[Ketua DPRD: Kami Akan Segera Bentuk Tim Khusus Mengkaji Besaran “Tali Asih” yang Dibayarkan PT. TSP Isack YunamKeerom–Mencuatnya nilai besaran pembayaran ganti rugi tanah Adat oleh PT Tandan Sawit Papua (TSP) kepada 8 kereth di wilayah Distrik Arso Timur, yang berdasarkan hasil penelusuran wartawan koran ini jauh dari nilai yang layak, membuat Ketua DPRD Keerom, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=126&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'><b><big>Ketua DPRD: Kami Akan Segera Bentuk Tim Khusus Mengkaji Besaran “Tali Asih” yang Dibayarkan PT. TSP</big></b>
<p />Isack Yunam<br />Keerom–Mencuatnya nilai besaran pembayaran ganti rugi tanah Adat oleh PT Tandan Sawit Papua (TSP) kepada 8 kereth di wilayah Distrik Arso Timur, yang berdasarkan hasil penelusuran wartawan koran ini jauh dari nilai yang layak, membuat Ketua DPRD Keerom, berang.&nbsp; Terkait itu, DPRD Kabupaten Keerom dalam waktu dekat ini akan membentuk Tim Khusus untuk mengkaji lebih lanjut tentang nilai ganti rugi yang diberikan oleh PT TSP kepada 8 kereth di wilayah Distrik Arso Timur&nbsp; tersebut. “Wah, tidak benar itu, keterlaluan, kalau memang seperti itu, kami akan kaji lebih lanjut dan segera membentuk Tim Khusus untuk mengkaji ulang, walau mereka bilang itu hasil kesepakatan dengan masyarakat tapi harus yang wajar ka!,” kata Ketua DPRD Keerom Isack Yunam kepada Bintang Papua via telepon Selasa (29/3) kemarin yang mangku tengah beristirahat di rumah karena masih dalam keadaan sakit.&nbsp; Menurutnya lagi, sepengetahuannya secara pribadi maupun institusi proses dan besaran ganti rugi atas kesepakatan bersama antara masyarakat dan perusahaan, namun dia tidak mengetahui secara rinci berapa besaran ganti rugi yang diterima oleh masyarakat.
<p />“Setahu saya itu sudah kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan, posisi kita nantinya memastikan dan mengawasi masyarakat memiliki nilai tawar yang sama dengan perusahaan dalam menentukan nilai kontrak atau sewa tanah selama 35 tahun ke depan, karena itu tanah produktif,” katanya bernada berang.
<p />Sebagaimana temuan harian Bintang Papua saat proses pembayaran ganti rugi hak ulayat 8 kereth di Distrik Arso Timur Jumat (25/3) lalu, dimana untuk total 18.337 hektar hak ulayat yang dilepas oleh masyarakat adat 8 kereth, kompensasi atau ganti rugi yang diberikan kepada masyarakat adat hanya sebesar Rp. 7 Milyard lebih sedikit, dan rencananya tanah ulayat tersebut akan di sertifikatkan dengan status Hak Guna Usaha (HGU) untuk dijaminkan ke Bank sehingga perusahaan memperoleh pembiayaan untuk kelangsungan pengembangan perkebunan kelapa sawit tersebut.
<p />Dengan nilai kompensasi sebesar Rp. 7.040.000.000 untuk areal seluas 18.337 hektar, itu berarti per hektarnya tanah adat masyarakat yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Arso Timur dan anak cucunya hanya di hargai Rp 384 ribu, artinya per meter tanah ulayat tersebut hanya di hargai Rp 384 rupiah.
<p />Selain itu kejanggalan lainnya yang ditemukan Bintang Papua dalam proses pembayaran ganti rugi adalah lamanya proses pembayaran yang dilakukan dalam 4 tahap (4 tahun) padahal bila merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 26 Tahun 2007 Pasal 34 huruf a perusahaan perkebunan yang telah memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) Budidaya maupun Pengolahan dan hendak mengurus Hak Guna Usaha (HGU) wajib menyelesaikan hak atas tanah kepada masyarakat selambat – lambatnya 2 (dua) tahun sejak diterbitkannya izin dimaksud, dan dalam peraturan perundang – undangan yang ada tidak dikenal istilah “tali kasih’ dan sebagainya namun yang diakui adalah ‘hak atas tanah ulayat”.(amr/don/03)
<p />Selasa, 29 Maret 2011 16:37
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=4ed8a883-9484-8be6-a0cf-c446c568130d" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=126&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/dprd-berang-tanah-adat-dihargai-rp-384-per-meter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=4ed8a883-9484-8be6-a0cf-c446c568130d" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>FKMPT Tolak Ormas Islam Non Papua</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/fkmpt-tolak-ormas-islam-non-papua/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/fkmpt-tolak-ormas-islam-non-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 22:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/fkmpt-tolak-ormas-islam-non-papua/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA—Forum Komunikasi Muslim Pegunungan Tengah (FKMPT) Papua menolak tegas Ormas Islam non Papua intervensi wilayah privaci Orang Asli Papua, dalam merekomendasikan, mengusulkan dan menetapkan Calon anggota MRP unsur&#160; Agama Islam. Demikian&#160; disampaikan FKMPT Papua yang ditandatangai Ketua Bidang Dakwah Adnan Yelipele dan Wakil Sekjen Yudo Asso melalui Siaran Pers kepada Bintang Papua semalam.&#160; Siaran Pers&#160; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=124&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>JAYAPURA—Forum Komunikasi Muslim Pegunungan Tengah (FKMPT) Papua menolak tegas Ormas Islam non Papua intervensi wilayah privaci Orang Asli Papua, dalam merekomendasikan, mengusulkan dan menetapkan Calon anggota MRP unsur&nbsp; Agama Islam. Demikian&nbsp; disampaikan FKMPT Papua yang ditandatangai Ketua Bidang Dakwah Adnan Yelipele dan Wakil Sekjen Yudo Asso melalui Siaran Pers kepada Bintang Papua semalam.&nbsp; Siaran Pers&nbsp; Calon Tetap Anggota MRP Unsur Islam&nbsp; ini disampaikan kepada Gubernur Provinsi Papua Barnabas Suebu SH dengan tembusan dikirim kepada Presiden RI, Menteri Dalam Negeri,&nbsp; DPR RI, Menkopulhukam,&nbsp; Dirjen Otda Depdagri, DPR Papua, KOMWILPIL MRP, Pansus MRP, Kapolda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih serta Ormas Ormas Islam. Dikatakan, sehubungan dengan ini FKMPT Papua menyampaikan penyelenggara rekruitman anggota MRP (Kesbangpol) Papua bahwa yang berhak berbicara tentang presentase kultural Papua adalah lembaga-lembaga Adat, Perempuan dan Agama Orang Asli Papua, maka FKMPT menyampaikan.
<p />Pertama, menolak tegas Ormas Islam non Papua Intervensi Wilayah Privaci Orang Asli Papua dalam merekomendasikan, mengusulkan dan menetapkan Calon anggota MRP unsure&nbsp; Agama Islam
<p />Kedua, menganggap Tim 7 Ormas Islam / MUI, NU, Muhammadiyah Partai Politik Islam tidak legitimed tanpa melibatkan Ormas Islam Pribumi FKMPT
<p />Ketiga, menganggap Komwikpil, Panwas Tim 7 Ormas Islam telah melanggar Konstitusi, karena menggunakan acuan UU Perdasus Pra Revisi Mendagri Tahun 2011 dan hukum Adat Papua.
<p />Keempat, karena itu FKMPT desak Panitia Penyelenggaraan (Komwilpil dan Panwas Kesbangpol menggunakan acuan UU Perdasus MRP Revisi Mendagri).
<p />Kelima, menolak tegas Rekomendasi Tim 7 Ormas Islam, karena bukan Ormas Islam Pribumi / FKMPT dan mohon dikembalikan kepada kami sebagai Ormas Islam Pribumi.
<p />Dengan demikian, katanya,&nbsp; tujuan baik dan mulia Pemerintah Pusat melalui UU OTSUS NO.21 tahun 2001 dan PP No 54 membentuk MRP adalah perlindungan, pemelihara dan pengembangan Orang Asli Papua serta untuk meningkatkan harkat martabat Adat, Agama, kepercayaan Orang Asli Papua.
<p />Maka Keanggotaan MRP harus dikembalikan pada Filosofi tujuan pembentukan MRP. Maka yang mempunyai hak merekomendasikan adalah orang adat Papua dan Agama orang Asli Papua. Dalam hal perwakilan MRP unsure agama Islam Papua Ormas Islam non pribumi, orang politik tidak memiliki hak sama sekali merekomendasikan MRP. Maka KOMWILPIL dan Kesbangpol sebagai penyelenggara rekruitman Anggota MRP tidak boleh membiarkan campur tangan Ormas non Papua dalam rekruitman anggota MRP disalahgunakan politik mereka.
<p />Menyikapi hal ini&nbsp; rapat terakhir Pansus -MRP DPRP di Hotel Muspaco memberikan dukungan penuh kepada FKMPT Papua sebagai Ormas Islam Pribumi yang berhak secara mutlak merekomendasikan siapa yang layak jadi Anggota MRP. Maka FKMPT menetapkan calon anggota MRP unsure agama Islam adalah:&nbsp; Ismail Asso dan Asri Yelipele
<p />Berdasarkan pertimbangan tersebut FKMPT usulkan nama ini dan diluar nama ini Penyelenggara MRP dan Komwilpil harus membatalkan semua rekomendasi Ormas Islam non pribumi Papua. (mdc/don/03)
<p />Kamis, 31 Maret 2011 16:22
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=e9fa75b5-e80b-8034-9166-83c63a2eecba" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=124&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/04/01/fkmpt-tolak-ormas-islam-non-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=e9fa75b5-e80b-8034-9166-83c63a2eecba" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>JDP Dorong Dialog Jakarta—Papua &#8211; Neles Tebay: Wakil TPN/OPM Belum Ada</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/29/jdp-dorong-dialog-jakarta%e2%80%94papua-neles-tebay-wakil-tpnopm-belum-ada/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/29/jdp-dorong-dialog-jakarta%e2%80%94papua-neles-tebay-wakil-tpnopm-belum-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 13:05:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/29/jdp-dorong-dialog-jakarta%e2%80%94papua-neles-tebay-wakil-tpnopm-belum-ada/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA- Koordinator Jaringan Damai Papua&#160; (JDP) Pastor Neles Tebay, Pr mengungkapkan, 32 orang yang masuk dalam keanggotaan Jaringan Damai Papua masih terus mendorong terwujudnya suatu dialog damai antara Pemerintah Indonesia dengan rakyat Papua, untuk menyelesaikan masalah Papua, dan bekerja secara sukarela bagi penyelesaian masalah Papua.&#160; Diakui meski upaya&#160; dialog&#160;&#160; akan menyita waktu yang banyak, namun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=122&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>JAYAPURA- Koordinator Jaringan Damai Papua&nbsp; (JDP) Pastor Neles Tebay, Pr mengungkapkan, 32 orang yang masuk dalam keanggotaan Jaringan Damai Papua masih terus mendorong terwujudnya suatu dialog damai antara Pemerintah Indonesia dengan rakyat Papua, untuk menyelesaikan masalah Papua, dan bekerja secara sukarela bagi penyelesaian masalah Papua.&nbsp; Diakui meski upaya&nbsp; dialog&nbsp;&nbsp; akan menyita waktu yang banyak, namun pihaknya optimis Desember 2011 upaya Dialog&nbsp; dapat dicapai.&nbsp; Menurut Neles Tebay,&nbsp;&nbsp; untuk menuju suatu dialog yang bermartabat, bukan&nbsp; sekedar berdialog&nbsp; melainkan&nbsp;&nbsp; ada wadah dimana semua pihak berkumpul membahas dan mengindentifikasi masalah mendasar yang memicu konflik di Papua dengan demikian ada solusi terbaik yang mau dicapai, bukan sekedar mendikte agenda&nbsp; Dialog.&nbsp;&nbsp; Demikian Solusi akan diketahui bila kedua pihak yaitu Pemerintah Indonesia dan Rakyat Papua yang terwakili dalam jaringan Damai&nbsp; yang dibentuk ini mau berkumpul,. JDP sendiri tidak mau umbar janji apapun kepada semua pihak, tetapi&nbsp; mereka yang masuk dalam JDP tetap berusaha untuk menciptakan suatu peluang&nbsp; dan Ruang Dialog dimana semua pihak menerima.<br />Jaringan Damai Papua kata Neles Tebay tetap Optimis dengan apa yang digagasnya, bahwa “Dialog” akan berhasil,&nbsp; sebab berbagai upaya konsultasi yang dilakukan&nbsp; Tim Kerja JDP sudah disosialisasikan kesemua Kabupaten seperti Wamena, Timika, Biak, Manokwari, Merauke, Sorong, Bintuni, Yahukimo dan Pegunungan Bintang.
<p />Konsultasi Publik disejumlah Kabupaten di Papua penting, ungkap&nbsp; Neles,&nbsp; sebab dengan Dialoglah yang&nbsp; akan menghentikan kekerasan dan mencegah kekerasan berlanjut di Papua.&nbsp; Salah satu caranya adalah komunikasi dan konsultasi dilakukan&nbsp;&nbsp; bagi orang Papua yang ada di Papua, di luar Negeri, PNG maupun&nbsp; orang Papua yang ada di Hutan- TPN/OPM. Bagaimanapun juga mau tidak mau pihak TPN. OPM harus dilibatkan dalam&nbsp; Dialog. Untuk mewujudkan itu, Tim JDP terus bergumul agar tiga kelompok orang Papua dapat terlibat dalam proses Dialog Jakarta – Papua ini, terang&nbsp; Pastor Neles.
<p />Neles mengakui belum&nbsp; mendapatkan wakil TPN/OPM untuk dilibatkan dalam konsultasi Publik, untuk orang Papua di Papua, tetap dipilih jalur Konsultasi Publik yang dimulai sejak Januari 2010, menyusul 12 Kabupaten lainnya.
<p />Neles mengatakan, proses Konsultasi Publik yang juga dilakukan di PNG disambut positif,&nbsp; bahkan 45 orang&nbsp; yang datang dari&nbsp; beberapa Kota di PNG secara resmi memberikan dukungan dn antusiasnya, Tim JDP Optimis Dialog akan terjadi, sebab dengan Konsultasi Publik yang tengah dilakukan ada perubahan- perubahan besar yang mengarah Dialoh akan terjadi.
<p />Antusias yang sama terhadap upaya Dialog&nbsp; Jakarta Papua telah diberikan secara resmi oleh Ketua Komisi I DPR RI yang dengan terang menytakan setuju dilakukan Dialog bagi penyelesaian masalah Papua., bahkan gema Dialog Papua sudah tersebar dan tak dianggap tabu untuk dibicarakan.
<p />Meski Tim JDP mendengar ada upaya Komunikasi Kontruktif yang digagas Presiden bagi penyelesaian masalah Papua. “Namun komunikasi Kontruktif macam apa yang diinginkan Presiden, JDP belum mengetahuinya, apakah komunikasi konstruktif sama dengan Dialog Jakarta Papua, hanya Presiden yang tahu,” kata Neles.
<p />Konsultasi Publik tidak hanya untuk orang Papua asli saja, melainkan orang pendatang&nbsp; yang disebut dengan kelompok strategis yang sudah lama tinggal di Papua bahkan lahir dan besar di Papua juga dimintai pendapatnya&nbsp; terkait Dialog Jakarta Papua, dan kelompok&nbsp; ini&nbsp; menerima dengan berbagai ragam pendapat dan jadi pergumulan JDP untuk mencari bentuk yang pas, yang jelas ada perkembangan baik driseluruh Proses Konsultasi Publik menuju Dialog. ( Ven/don)
<p />Jumat, 25 Maret 2011 16:17
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=411a7758-bf41-8f9e-947b-c68468f72db6" alt="" /></div>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=122&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/29/jdp-dorong-dialog-jakarta%e2%80%94papua-neles-tebay-wakil-tpnopm-belum-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=411a7758-bf41-8f9e-947b-c68468f72db6" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>OPM Jangan Dilupakan</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/28/opm-jangan-dilupakan/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/28/opm-jangan-dilupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2011 23:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/28/opm-jangan-dilupakan/</guid>
		<description><![CDATA[Thaha: Terkait Pembentukan JDP&#160; untuk Percepat Dialog Jakarta—Papua Sekretaris Presidium Dewan Papua (PDP) Thaha AlhamidJAYAPURA—Sekjend Presidium Dewan Papua (PDP) Thaha Alhamid,&#160; menanggapi&#160; positif agenda utama Jaringan Damai Papua (JDP) untuk menyelesaikan masalah Papua melalui Dialog Jakarta—Papua,&#160; maka perlu melibatkan semua tokoh dan pejuang Papua merdeka,&#160; baik yang ada di&#160; Tanah Papua maupun&#160; di luar negeri. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=120&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'><b><big>Thaha: Terkait Pembentukan JDP&nbsp; untuk Percepat Dialog Jakarta—Papua</big></b>
<p />Sekretaris Presidium Dewan Papua (PDP) Thaha AlhamidJAYAPURA—Sekjend Presidium Dewan Papua (PDP) Thaha Alhamid,&nbsp; menanggapi&nbsp; positif agenda utama Jaringan Damai Papua (JDP) untuk menyelesaikan masalah Papua melalui Dialog Jakarta—Papua,&nbsp; maka perlu melibatkan semua tokoh dan pejuang Papua merdeka,&nbsp; baik yang ada di&nbsp; Tanah Papua maupun&nbsp; di luar negeri. “Jangan sampai tak melibatkan&nbsp; tokoh- tokoh&nbsp; dan pejuang TPN/OPM&nbsp; yang kini masih berjuang di hutan- hutan di Tanah Papua dan di luar negeri,” demikian Thaha Alhamid ketika dikonfirmasi di Jayapura, Minggu (27/3) terkait&nbsp; curahan hati yang disampaikan&nbsp; Koordinator JDP Pastor Neles Tebay bahwa wakil TPN/OPM belum&nbsp; dilibatkan di JDP sebagaimana dilansir Bintang Papua pada Sabtu (26/3).&nbsp; Menurutnya,&nbsp; belum dilibatkannya wakil TPN/OPM kedalam JDP&nbsp; merupakan salah satu soal&nbsp; berat sekaligus tantangan bagi pihak JDP karena wakil TPN/OPM masih terus berjuang di belantara hutan Papua.&nbsp; Pasalnya,&nbsp; kepemimpinan TPN/OPM ada juga di luar negeri&nbsp; tapi ada juga ada yang di hutan. “Ini adalah proses komunikasi. Saya mengerti bahwa itu berat&nbsp;&nbsp; tapi tak berarti bahwa mereka&nbsp; tak bakal terwakili di JDP,” katanya sekaligus menambahkan dirinya yakin&nbsp; JDP sanggup menata&nbsp; proses proses yang baik menuju pelibatan suara dari TPN/OPM karena di Kongres Rakyat Papua 2001 suara dari TPN/OPM juga bisa tersalurkan.”
<p />Dia mengatakan,&nbsp; TPN/OPM memiliki kelompok kelompok yang cukup banyak tapi&nbsp; bukan merupakan suatu alasan suara TPN/OPM tak didengar atau tak tertampung sembari mengingatkan&nbsp; resolusi PBB juga menjelaskan bahwa ketertinggalan suatu komunitas&nbsp; yang disebabkan letak geografis maupun sosial&nbsp; budaya bukan&nbsp; alasan TPN/OPM&nbsp; kehilangan hak politik.&nbsp; “Bahwa&nbsp; TPN/OPM belum terwakili ya tapi dari proses komunikasi saya percaya terutama tatkala ada even terjadi Papua Internal Dialog TPN/OPM akan terwakili,” ungkapnya.
<p />Dia mengutarakan, semua&nbsp; pihak mesti memahami bahwa dialog atau perjuangan damai merupakan platform dan kesepakatan rakyat Papua sejak Kongres Rakyat Papua II yang menetapkan&nbsp; bahwa perjuangan Papua&nbsp;&nbsp; harus dilakukan secara damai (peacefull) kemudian perjuangan damai itu senantiasa mengedepankan dialog. Pasalnya, pihaknya sadar&nbsp; bahwa ujung dari perang itu dialog sehingga semua tokoh tokoh pejuang Papua tak semata mata mesti menguras tenaga serta melakukan&nbsp; tindakan yang keliru.
<p />“Yang kita kedepankan itu bukan perang&nbsp; tapi dialog atau perjuangan damai,” tuturnya. <br />Karena itu, tambahnya, pihaknya menyambut positif ada jaringan, ada komunikasi, ada civil society serta ada inisiatif baik dari LIPI, tapi juga dari JDP untuk mengembangkan pendekatan pendekatan dalam perspektif dialog itu. Pasalnya, pihak memahami perjuangan tersebut tak gampang. Pertama, mesti ada semacam konstruksi dialog internal Papua. Artinya, semua orang Papua yang ada di hutan, yang ada di luar negeri serta yang ada dimanapun berhak ikut dilibatkan dan didengar suaranya tentang dialog. Kedua, semua orang Papua yang ada di Tanah Air ini tak perlu dilihat dari&nbsp; latar belakangnya tapi semua orang Papua harus duduk bersama&nbsp; dan menyampaikan&nbsp; pandangannya tentang apa yang ingin&nbsp; didialogkan. Tapi dialog sebagai sebuah media perjuangan harus diterima. Ketiga, JDP telah melakukan langka komunikatif dengan pelbagai lapisan baik didalan maupun di luar negeri untuk mempersiapkan proses dialog itu sendiri sekaligus melakukan pendekatan bersama pemerintah pusat di Jakarta.
<p />Dia mengatakan, apabila ingin&nbsp; menuju terjadinya suatu proses dialog maka dibutuhkan penjembatanan penjembatanan hubungan didalam perspektif politik walaupun acapkali menuai pro kontra serta penolakan dari masyarakat, tapi hal ini perlu dibahas, diicarakan serta dikuatkan terus menerus. “Saya yakin JDP bukan perpanjangan tangan dan bukan subordinat dari pemerintah pusat, tapi mereka adalah tokoh tokoh civil sociaty yang mencoba mencari jalan tengah. Dialog diseluruh muka&nbsp; bumi ini menjadi sesuatu yang hendaknya dihargai semua pihak,” imbuhnya.&nbsp; (mdc/don)
<p />Minggu, 27 Maret 2011 16:42
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=fa55a4e6-5862-8b47-b3df-737a662fdf0f" alt="" /></div>
<p class="technorati-tags"><a href="http://technorati.com/tag/papua" rel="tag">papua</a>, <a href="http://technorati.com/tag/independence" rel="tag">independence</a>, <a href="http://technorati.com/tag/merdeka" rel="tag">merdeka</a></p>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=120&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/28/opm-jangan-dilupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=fa55a4e6-5862-8b47-b3df-737a662fdf0f" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mas Kawin Simbol Ikatan Kekerabatan Antar Dua Suku</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mas-kawin-simbol-ikatan-kekerabatan-antar-dua-suku/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mas-kawin-simbol-ikatan-kekerabatan-antar-dua-suku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 14:46:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Jubi&#8212;Pembayaran emas kawin seringkali diplesetkan dengan membayar dan memberli perempuan seharga motor tempel atau dalam sebuah lagi dinyanyikan motor johnson diganti dengan satu buah buldozer. Lepas dari pro dan kontra sebenarnya emas kawin mengandung nilai-nilai adat yang tidak bisa dikesampingkan dalam membangun sebuah masyarakat menuju peradaban yang lebih baik. Meski jaman sudah berubah dan jaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=118&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>Jubi&#8212;Pembayaran emas kawin seringkali diplesetkan dengan membayar  dan memberli perempuan seharga motor tempel atau dalam sebuah lagi  dinyanyikan motor johnson diganti dengan satu buah buldozer. Lepas dari  pro dan kontra sebenarnya emas kawin mengandung nilai-nilai adat yang  tidak bisa dikesampingkan dalam membangun sebuah masyarakat menuju  peradaban yang lebih baik.
<p>Meski jaman sudah berubah dan jaman terus berkembang tetapi  mempertahankan nilai-nilai budaya bagi generasi muda di Tanah Papua  menjadi sebuah keharusan yang selalu ditanamkan sejak dini.</p>
<p>“ Bagi saya emas kawin bukan soal besar dan jumlah nilai tapi  bagaimana mempertahankan tradisi dan nilai-nilai adat yang selama ini  dianut,”papar Mama Merry Manggara Hindom,&nbsp; mengawali pembicaraan soal  pembayaran emas kawin antar dua keret Boekorsjom dari Kampung Samber,  Kabupaten Biak Numfor&nbsp; dan keret Rumakewi dari Kampung Krudu Kabupaten  Yapen.</p>
<p>Namun demikian Max Boekorsjom wali dari Keluarga Perempuan yang  menerima pembayaran emas kawin dari keret&nbsp; Rumakewi di Kota Jayapura&nbsp;  belum lama ini mengatakan ajang ini jelas akan menjadi ruang pertemuan  antar sesama saudara dalam menopang dan mendukung kelancaran ritual adat ini.” Kita jarang bertemu dan saat ini bisa menjadi ajang untuk saling  belajar tentang bagaimana meneruskan tradisi emas kawin ini,” papar  Boekorsjom.</p>
<p>Hal yang unik dalam prosesi pembayaran emas kawin antar keret  Boekorsjom dan keret Rumakewi telah menyepakati dalam mengantar emas  kawin tidak diperkenankan membawa bendera nasional Merah Putih yang  selama ini seringkali dipraktekan dalam prosesi pembayaran emas kawin.</p>
<p>Memang kebiasaan mengantarkan prosesi emas kawin dengan membawa  bendera Merah Putih atau juga simbol bendera yang lain tidak diketahui  sejak kapan berlaku. Namun yang jelas dalam budaya Papua&nbsp; tradisi  membawa bendera memang belum ada dan baru berkembang sejak masuknya  Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Repbulik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Akhirnya kedua belah pihak memutuskan bahwa&nbsp; yang akan menjadi simbol prosesi terdepan adalah lambang Burung Kuning sebagai simbol kekayaan  alam di Tanah Papua. Burung Cenderawasih yang dipasang di tiang utama  harus diserahkan kepada pihak perempuan sebagai tanda pintu rumah  keluarga menerima. Tentunya saudara perempuan dari pengantin yang akan  menerima simbol Burung Kuning dan menyerahkan kepada pihak laki-laki  piring (Ben Bepon) dan uang sebagai tanda awal prosesi pembayaran emas  kawin.</p>
<p>Bentuk emas kawin yang akan dibayar pertama untuk mama dari  anak perempuan yang selama ini melahirkan dan membesarkannya. Atau bisa  dikenal dengan istilah” uang susu.” Selanjutnya emas kawin bagi keluarga besar atau keret yang memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga  penerima emas kawin.</p>
<p>Begitulah prosesi yang dijalani oleh dua belas pihak baik keret  Boekorsjom dari pihak perempuan mau pun keret Rumakewi dari pihak  laki-laki. Namun yang jelas apa yang sebenarnya menjadi simbol dan arti  emas kawin bagi orang Papua khususnya dalam Kebudayaan Biak Numfor  terutama Kampung Samber di Kabupaten Biak Numfor.</p>
<p>Harta-harta emas kawin sejak dulu meliputi piring kuno China(ben  bepon),gelang perak, gelang kulit siput atau kerang(samfar). Emas kawin  atau bride price adalah&nbsp; benda-benda berharga yang diberikan kepada  orang tua mempelai perempuan oleh mempelai pria atau kerabatnya. Atau  pengertian lain menyebutkan bride price artinya benda-benda berharga  yang diberikan oleh pihak mempelai pria kepada orang tua mempelai  perempuan beserta kerabat-kerabatnya. Tujuan dari pelaksanaan pembayaran emas kawin ini adalah untuk mengikat masing-masing keluarga untuk  saling menghargai dan menolong dalam segala hal.</p>
<p>Faktor-faktor yang&nbsp; memberikan perbedaan dalam emas kawin adalah  besaran dan jumlah nilainya yang ditentukan masing-masing pihak. Adapun  besarnya jumlah emas kawin biasanya ditentukan oleh status perempuan,  latar belakang keluarga, keperawanan, maupun kecantikan dan saat  sekarang ini faktor pendidikan juga ikut menentukan besaran jumlah emas  kawin.</p>
<p>Sejak jaman Belanda di Biak Numfor, pemerintah telah menetapkan  besaran nilai emas kawin sesuai dengan kesanggupan dan nilai kewajaran.  Misalnya saja mempelai perempuan berasal dari keluarga pendiri kampung  atau manseren mnu dan masih berstatus perawan, maka jumlah yang&nbsp; wajib  diberikan kepada kaum pengantin pria dan kerabatnya sebesar 100 barang  papus dan sejumlah uang tunai.</p>
<p>Sebaliknya jika jika tidak perawan lagi atau janda dan bukan keluarga terpandang dikenakan nilai sebesar 50 barang papus dan sejumlah uang  tunai.</p>
<p>Perbincangan soal emas kawin sebenarnya sudah menjadi  perdebatan para pakar antropolog, Levi Struss yang dikutip dalam buku  Prof Dr Jan Van Baal yang menyatakan praktek emas kawin menyebabkan  seorang perempuan merupakan obyek atau benda yang ditranfer atau  ditransaksi antara para lelaki. Penyamaan seorang perempuan&nbsp; dengan  benda yang dijadikan obyek transaksi antar kaum pria oleh pakar  antorpolog Levi Strauss ini secara tidaklangsung menempatkan kaum  perempuan pada kedudukan yang lebih rendah dari kaum pria.</p>
<p>Namun demikian bagi Jan Van Baal, pakar antropolog yang juga mantan  Gubernur&nbsp; Nederlands Nieuw Guinea (Provinsi Papua dan Papua Barat)  sebenarnya&nbsp; perlakuan terhadap kaum perempuan sebagai benda transaksi  kaum pria bukan semata-mata karena kehendak kaum pria sendiri tetapi  lebih dari itu kesediaan dari kaum perempuan&nbsp; untuk menjadikan dirinya  obyek transaksi. Jadi bagi Jaan Van Baal prinsip-prinsip tersebut  mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan suatu masyarakat.</p>
<p>Melalui kerelaan seorang perempuan untuk diperlakukan sebagai benda  yang dipertukarkan merupakan tindakan yang bisa memungkinkan saudara  laki-lakinya memperoleh sejumlah harta yang dibutuhkan untuk membayar  emas kawinnya sendiri. Hal ini&nbsp; semakin memperat hubungan kekerabatan  dengan&nbsp; saudara-saudara laki-laki dan orang tua perempuan bisa mendapat  bantuan dari suami (pihak keluarga suami) selama perkawinan itu  berlangsung.</p>
<p>Jadi emas kawin bisa&nbsp; menurut antropolog Nelte Hubertina  Mansoben-Mampioper dalam Skripsinya berjudul Kedudukan dan Peranan  Wanita Dalam Kebudayaan Biak Numfor, Studi Kasus Kampung Samber Distrik  Yendidori Kabupaten Biak Numfor menyebutkan antara lain,<br />1.&nbsp; Emas Kawin merupakan alat pengabsahan terhadap suatu perkawinan.</p>
<p>2.&nbsp; Merupakan media yang disatu pihak menuntut sang isteri untuk tetap  setia melayani suami dan memelihara anak-anaknya yang lahir dari  perkawinan tersebut. Dilain pihak menuntut suami untuk memperlakukan  isterinya dengan baik agar emas kawin yang telah dibayar oleh pihaknya  tidak hilang jika terjadi penyelewengan yang mengakibatkan perceraian.</p>
<p>3.&nbsp; Emas Kawin merupakan alat pengikat antara dua kelompok kekerabatan,  yaitu antara kelompok kekerabatan pihak perempuan dengan kelompok  kekerabatan pihak pria. Biasanya ikatan kekerabatan tersebut diperkuat  melalui upacara-upacara yang melibatkan kedua kelompok. Misalnya upacara turun tanah (Sababu), upacara pengguntingan rambut (kapaknik); dan  upacara inisiasi, workbor yang dilakukan bagi anak-anak terutama  laki-laki sulung dari suatu perkawinan. Sedangkan bagi anak-anak  perempuan dilakukan juga kapaknik dan upacara inisiasi, insos.</p>
<p>4.&nbsp; Emas kawin, menimbulkan hubungan timbal balik atau resiprokal antara  kelompok-kelompok kekerabatan yang berbeda. Biasanya saat mengumpulkan  benda emas kawin, semua penduduk warga kampung terlibat. Tidak terbatas  pada kelompok klen atau marga tertentu saja. Tradisi Biak Numfor&nbsp;  menuntut semua warga di kampung merasa berkewajiban untuk saling  membantu sesama warga guna mendukung prosesi ini. Hal ini jelas akan  menimbulkan rasa kebersamaan sesama warga kampung termasuk keret atau  klen di kampung.</p>
<p>5.&nbsp; Pembagian emas kawin di kampung terutama  keret perempuan juga menimbulkan rasa solidaritas antar klen untuk  saling membantu dalam pembayaran emas kawin berilutnya bagi warga di  kampung.
<p />Terlepas dari definisi atau pun perdebatan para pakar  antropolog soal pembayaran emas kawin di mana peran perempuan dianggap  sebagai obyek. Namun yang jelas kehadiran setiap klen dan kaum kerabat  dalam peristiwa pembayaran emas kawin bisa menumbuhkan rasa solidaritas  dan meningkatkan perasaan solidaritas antar keret di dalam masyarakat  khususnya di Tanah Papua. (DAM)</p>
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=8810781d-122d-883f-849d-d0cef8045e4f" alt="" /></div>
<p class="technorati-tags"><a href="http://technorati.com/tag/papua" rel="tag">papua</a>, <a href="http://technorati.com/tag/melanesia" rel="tag">melanesia</a>, <a href="http://technorati.com/tag/tribes" rel="tag">tribes</a></p>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=118&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mas-kawin-simbol-ikatan-kekerabatan-antar-dua-suku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=8810781d-122d-883f-849d-d0cef8045e4f" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mayjen TNI Erfi Triassu &#8211; Mei Didaulat Jadi Bulan Bakti TNI</title>
		<link>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mayjen-tni-erfi-triassu-mei-didaulat-jadi-bulan-bakti-tni/</link>
		<comments>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mayjen-tni-erfi-triassu-mei-didaulat-jadi-bulan-bakti-tni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 14:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Papua Post</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mayjen-tni-erfi-triassu-mei-didaulat-jadi-bulan-bakti-tni/</guid>
		<description><![CDATA[JAYAPURA—Kabupaten Puncak Jaya yang selama ini dikenal sebagai daerah yang rawan separatis di wilayah Papua, rencananya akan dijadikan sebagai pilot project untuk mengembalikan citra TNI di mata masyarakat, yang dianggap sering melakukan pelanggaran HAM di wilayah tersebut. Pengembalian citra TNI tersebut diwujudnyatakan dalam bentuk bakti TNI bagi masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah Kabupaten Puncak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=116&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='posterous_autopost'>JAYAPURA—Kabupaten Puncak Jaya yang selama ini dikenal sebagai daerah yang rawan separatis di wilayah Papua, rencananya akan dijadikan sebagai pilot project untuk mengembalikan citra TNI di mata masyarakat, yang dianggap sering melakukan pelanggaran HAM di wilayah tersebut.
<p />Pengembalian citra TNI tersebut diwujudnyatakan dalam bentuk bakti TNI bagi masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya. Sehingga diharapkan masyarakat dan TNI dapat terus membangun hubungan baik.
<p />Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Erfi Triassunu kepada wartawan Jumat (18/03) di Makodam XVII/Cenderawasih usai membuka kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XVII/Cenderawasih 2011 mengatakan, Thema yang diangkat dalam Rapim ini adalah pembangunan kekuatan pokok minimum dan pelaksanaan reformasi birokrasi akan mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam XVII/Cenderawasih dimana hal ini sangat bergantung pada kebijakan ketahanan negara. Salah satunya dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya.
<p />“Sehingga di satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih tengah diupayakam latihan satuan, peningkatan kemampuan prajurit dan upaya menekan pelanggaran personel seperti yang belum lama ini dilakukan oleh oknum TNI di Kabupaten Puncak Jaya,” tandasnya. Diungkapkan, selain pembangunan kekuatan pokok minimum, juga dilakukan reformasi birokrasi yang tidak hanya bergantung pada Kodam XVII/Cenderawasih semata melainkan juga pada komponen lain di Papua seperti masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan lain sebagainya.
<p />“Upaya reformasi birokrasi ini memerlukan dukungan semua lapisan masyarakat karena semua merupakan bagian dari Papua, baik itu Kodam XVII/Cenderawasih maupun masyarakat,” tukasnya.
<p />Pangdam juga menuturkan, untuk mencapai reformasi birokrasi yang diinginkan maka di satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih diharapkan tidak ada kekerasan militer, tidak ada arogansi prajurit, mengedepankan kasih dan damai serta bersama-sama rakyat Papua, TNI bangun suasana aman dengan bekerja untuk kesejahteraam rakyat melalui bidang kesehatan, pendidikan, pangan dan lainnya. “Bulan Mei akhirnya dipilih sebagai waktu yang tepat untuk menghadirkan TNI di tengah-tengah pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya dimana akan dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan,” imbuhnya.
<p />Ditambahkan, jika program percepatan pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Puncak Jaya berhasil maka dapat menjadi contoh percepatan pembangunan di wilayah lainnya. (dee/don/erick)
<p />Jumat, 18 Maret 2011 21:35
<p />
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=fdcd5a57-c80c-8584-b7b9-d10eb4d78b10" alt="" /></div>
<p class="technorati-tags"><a href="http://technorati.com/tag/papua" rel="tag">papua</a>, <a href="http://technorati.com/tag/indonesia" rel="tag">indonesia</a>, <a href="http://technorati.com/tag/neocolonialism" rel="tag">neocolonialism</a></p>
<div class="posterous_quote_citation">via <a href="http://www.scribefire.com/">ScribeFire</a></div>
</p></div>
<br />Filed under: <a href='http://opmcentral.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/opmcentral.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/opmcentral.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=opmcentral.wordpress.com&amp;blog=14470974&amp;post=116&amp;subd=opmcentral&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opmcentral.wordpress.com/2011/03/19/mayjen-tni-erfi-triassu-mei-didaulat-jadi-bulan-bakti-tni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d22c1876a16a69394f5066c79f43ea97?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">papindo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=fdcd5a57-c80c-8584-b7b9-d10eb4d78b10" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
